Oma Tra Sombong

Alka – pada suatu hari… ada seorang oma lagi bajalan di bundaran kota… trus oma ada liat tukang ojek… trus dia ta senyum… tukang ojek ni lagi bawa motor dengan laju kencang… oma batariak… “Ojek…Ojek…” tukang ojek langsung barenti sampe dorang hampir jatuh… trus tukang ojenk bale muka… “Ada apa oma?” , “oma ada diantar kemana?”. Kata oma ” ah tidak… oma cuma panggil ko… nanti ko bilang oma Sombong lagi…”

Iklan

AKU TAK MAU KEMBALI

Terintis perjalanan yang begitu jauh

Walau keluh kesah, peluh keringat dan air mata

Rumput tetap saja bergoyang, melambai, mengangguk

Menggerakkan tiap tapak kaki, tak gentar terus maju

Tuk terintis jalan, demi tapak-tapak kaki berikutnya

Menuju mata air kehidupan

Sungguh…

Sungguh alam yang begitu unik

Onak dan duri di mana-mana

Menghancurkan semangat perjalanan

Melumpuhkan setiap tapak kaki yang melangkah

Menutup jalan menuju mata air kehidupan

Enggan berbagi kemakmuran

Mentari kan bersinar lagi, angin terus berhembus

Menggerakkan rerumputan yang basah

Membasuh kaki yang melangkah tegar

Onak dan duri tak berdaya, terhempas derap kaki

Terhenyak menyaksikan gegap gempitanya langkah

Makin jauh, mendekati mata air kehidupan

Mata air kehidupan yang begitu nyata

Memberikan kemakmuran bagi alam sekitarnya

Rumput hijau terhampar luas

Bahkan onak dan duri pun tersenyum dengan bunganya

Hidup bahagia, penuh kemakmuran

Sungguh kehidupan yang sangat indah

Aku tak mau kembali

pb260205.jpg
By : yarif